Notice: Fungsi WP_Scripts::localize ditulis secara tidak benar. Parameter $l10n harus berupa array. Untuk meneruskan data arbitrer ke script, gunakan fungsi wp_add_inline_script() sebagai gantinya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 5.7.0.) in /home/jurnalismemsi.id/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Fungsi WP_Scripts::localize ditulis secara tidak benar. Parameter $l10n harus berupa array. Untuk meneruskan data arbitrer ke script, gunakan fungsi wp_add_inline_script() sebagai gantinya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 5.7.0.) in /home/jurnalismemsi.id/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Karena Guru (Garis Depan) Tidak Meminta... - Jurnalisme MSI

Karena Guru (Garis Depan) Tidak Meminta…


“Karena Guru Tidak Pernah Meminta.” Kalimat itu saya dapatkan pada sebuah workshop. Kalimat yang begitu menusuk di sanubari, saat hati ini sedang lemah dan lelah untuk berjuang.

Kalimat ini mengingatkan saya pada seorang perempuan kelahiran Ponorogo, salah satu rekan GGD Dikmen Jawa Timur, Rulli Sholikah. Seorang pejuang GGD yang mengabdi di SMAN 2 Situbondo. Totalitas tanpa Batas, slogan kami untuk beliau. Saat teman-teman memasang status “pulang”, maka bisa jadi beliau sedang ada di sekolah membimbing siswa untuk latihan Pramuka. Ketika teman-teman memasang status “makan enak”, bisa jadi beliau sedang ada di pantai menemani siswa menyelesaikan pelajaran di luar jam sekolah. Saat yang lain sedang update status “istirahat” bisa jadi beliau sedang membimbing siswa menghadapi olimpiade. Bisa jadi saat kita sedang bertamu ke rumahnya, beliau sedang istirahat meletakkan punggung yang selalu tegak membersamai anak-anak.

Maka ini adalah cerita tentang memberi…

Saat tanggal 14 Mei 2018, ketika Surabaya sedang berada dalam hiruk mencekam karena teror bom, beliau datang ke Surabaya sejak dini hari. Menemani siswa berjuang untuk Lomba LKTI di SMA Hang Tuan Surabaya. Mengusung tema “Kelautan Indonesia sebagai Pilar Ekonomi”, satu tim siswa binaannya maju mewakili SMAN 2 Situbondo. Sebanyak 84 peserta disisihkan untuk mendapatkan 20 finalis yang setelahnya akan presentasi untuk memperebutkan posisi 3 besar.

Perjuangan totalitas tanpa batas memang bukan omong kosong. Proses tidak akan mengkhianati hasil. Siswa SMAN 2 Situbondo berhasil mendapatkan juara 2 pada perlombaan setingkat Jawa Timur tersebut.

“intine… menumbuhkan semangat anak-anak buat nulis mb.. menang itu bonus e..”

Karena Guru (Garis Depan) Tidak Meminta…

(Dikunjungi : 96 Kali)

.

Apa Reaksi Anda?

Terganggu Terganggu
0
Terganggu
Terhibur Terhibur
0
Terhibur
Terinspirasi Terinspirasi
2
Terinspirasi
Tidak Peduli Tidak Peduli
0
Tidak Peduli
Sangat Suka Sangat Suka
2
Sangat Suka

Komentar Anda

Share