Partisipasi GGD dalam Kemah Literasi Nasional


Unggul Hari Pambudi

Unggul Hari Pambudi

Guru at Lihat Profil
Unggul Hari Pambudi

Latest posts by Unggul Hari Pambudi (see all)

Merujuk pada hasil survey United Nations Educational Scientific and Cultural Organization (UNESCO) pada tahun 2011, indeks tingkat membaca masyarakat Indonesia hanya 0,001 %. Kondisi ini menempatkan Indonesia pada posisi 124 dari 187 negara dalam Penilaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Dari pernyataan di atas dapat disimpulkan begitu minimnya minat siswa dalam membaca.

Menindaklanjuti realitas tersebut, pemerintah melalui Kemendikbud meluncurkan sebuah program yang disebut Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Gerakan ini bertujuan agar siswa memiliki budaya membaca dan menulis sehingga tercipta pembelajaran sepanjang hayat.

Menurut paparan dari Education Development Centre (EDC) menyatakan bahwa literasi lebih dari sekadar kemampuan baca tulis. Literasi adalah kemampuan individu untuk menggunakan segenap potensi dan keterampilan yang dimiliki dalam hidupnya. Dengan pemahaman bahwa literasi mencakup kemampuan membaca kata dan membaca dunia.

Membaca menjadi tolok ukur tinggi rendahnya peradaban masyarakat. Sebuah masyarakat yang memiliki tingkat kegemaran membaca yang tinggi bisa dipastikan memiliki kualitas hidup yang lebih baik daripada masyarakat yang tidak membaca. Mereka yang membaca akan tumbuh sebagai pribadi yang kreatif, terbuka, toleran dan memiliki jiwa yang lebih tinggi. Untuk mencapai kualitas, kuantitas membaca dan menulis terutama untuk wilayah Nusa Tenggara Barat, maka diadakanlah Perkemahan Literasi Nasional 2017 di Tambora, Dompu pada tanggal 13-15 Oktober 2017 di Lapangan Desa Kadindi, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, NTB.

Kegiatan Perkemahan Literasi Nasional 2017 yang diadakan tersebut mengundang Bapak/Ibu guru baik SD, SMP, SMA atau sederajat dan aktivis literasi dan tentu saja Guru Garis Depan (GGD) di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat, baik Dikmen maupun Dikdas. Perkemahan Literasi merupakan salah satu program yang bertujuan menerjemahkan Gerakan Literasi Nasional, menjaring relawan serta kampanye gerakan literasi secara nyata yang melibatkan para guru, relawan, pegawai, dan unsur lain yang diajak untuk peduli terhadap kemajuan bangsa di bidang literasi

Dengan diadakannya kegiatan literasi seperti ini, diharapkan juga bisa mencakup melek visual yaitu kemampuan untuk mengenal dan memahami ide-ide yang disampaikan secara visual (video/gambar). Guru Garis Depan memberikan kontribusi guna menunjang Gerakan Literasi Nasional dengan menjadi penggerak aktif serta memberikan ide, rekomendasi, dan alternatif metode di dalam proses pendidikan yang berlangsung. Adapun tujuan kegiatan literasi ini adalah sebagai berikut :

  1. Menumbuhkembangkan budaya membaca dan menulis siswa di sekolah dengan cara membuat media pembelajaran dari barang bekas, membuat taman baca yang kreatif sehingga memicu minat siswa untuk berkarya.
  2. Menjadikan sekolah menjadi taman belajar yang menyenangkan dan ramah anak agar warga sekolah mampu mengolah pengetahuan.
  3. Meningkatkan kapasitas warga dan lingkungan sekolah agar literat.
  4. Menjaga keberlanjutan pembelajaran dengan menghadirkan beragam buku bacaan dan mewadahi berbagai strategi membaca seperti dengan mendongeng, memainkan alat musik, sehingga anak tertarik dan haus akan pengetahuan.
  5. Menerapkan media pembelajaran berbasis lingkungan sekitar tidak berpatokan dengan buku pelajaran saja.
  6. Menerapkan nilai moral anak yang jujur, tanggungjawab, disiplin, adil, berani, mandiri, peduli, sederhana dan sabar.
  7. Memberikan strategi dalam pemberantasan korupsi, seperti
  • Penindakan agar takut korupsi
  • Pencegahan agar tidak bisa korupsi
  • Pendidikan agar tidak ingin korupsi

Dengan diadakannya Kemah Literasi Nasional ini semoga dapat memicu kita untuk terus berkarya, terutama menjadi tanggung jawab bagi Guru Garis Depan. Kita dimotivasi untuk bisa jadi penggerak dan fasilitator hadirnya generasi literat yang berkarakter

Salam Literasi.

Komentar Anda


What's Your Reaction?

Terganggu Terganggu
0
Terganggu
Terhibur Terhibur
0
Terhibur
Terinspirasi Terinspirasi
1
Terinspirasi
Tidak Peduli Tidak Peduli
0
Tidak Peduli
Sangat Suka Sangat Suka
2
Sangat Suka

Login

Don't have an account?
Register

reset password

Back to
Login

Register

Silahkan Register terlebih dahulu

Captcha!
Back to
Login