Kategori: Alumni
-

Literasi Petang: Inovasi dalam ‘Berliterasi’, Anak-anak Kecanduan
Setelah kuhitung-hitung, ternyata aku memerlukan waktu satu bulan untuk membaca situasi di sini. Satu bulan menjadi guru bagi anak-anak Buruh Migran Indonesia di Sabah, aku baru mulai berliterasi. Agak ‘telat’ barangkali, namun tidak apa-apa. Aku mengawalinya dengan mendongeng sebelum belajar. Setelah mereka berdoa, aku mulai bercerita. Cerita pertamaku adalah Timun Emas, sengaja kubuat bersambung dan…
-

Pergi untuk Kembali Pulang
Tak kukira langkahku semakin jauh, yang awalnya hanya ingin berjalan melihat dunia yang lebih besar, dan akhirnya beragam jalan telah kutemui sehingga rindu ini semakin bersemi Kupikir pergi adalah keputusan yang tepat. Dimulai dari perjalanan di tanah Papua, kutemukan alasan bahwa meninggalkan zona nyaman itu perlu untuk melihat banyak hal dan menjangkau lebih luas Melihat…
-

5 Hal yang Patut Disyukuri Alumni SM-3T saat Menjadi Guru CLC Sabah
Salah seorang dosen kami saat menjalani PPG di jurusan PGSD UNM, Ibu Widya Karmila Sari, pernah berkata bahwa kami adalah orang-orang yang memiliki pengalaman mewah. Mengapa beliau menyebutnya mewah? Alasannya ialah karena pengalaman hidup setahun di daerah 3T tidak akan pernah bisa dibeli dengan uang. Kalimat dari Ibu Widya tersebut semakin menambah rasa kebanggaan kami…
-

Literasi Dua Babak: ‘Teman, Kirimi Kami Buku’
Setelah menyelesaikan program Pendidikan Profesi Guru (PPG) di Universitas Negeri Padang pada akhir tahun 2017, aku kemudian melanjutkan pendidikan di universitas yang sama pada jurusan yang sama pula, karena tidak mungkin aku yang S1 PPKn, mengambil magister pada jurusan teknik mesin, walaupun ayahku sering membeli motor rusak kemudian diperbaiki lalu dijual lagi, sungguh aku tidak…
-

Ada Tanah di Papan Tulis
Tahun 1972, ibuku dilahirkan, Yon Koeswoyo malah jalan-jalan. Tapi tidak apa-apa, kalau tidak begitu, mungkin ‘Kolam Susu’ tidak akan pernah ada. Pada perjalanan itu, di Desa Dualus, Kakuluk Mesak, Belu, NTT, Yon Koeswoyo melihat Kolam Susuk, sebuah kawasan tambak ikan bandeng yang ramai oleh pohon bakau dan dipagari oleh bukit batu. Dari sana, Yon menyaksikan…
-

Alumni PPG SM-3T Giatkan Literasi Baca Tulis di Sabah, Malaysia
Upaya menggiatkan Gerakan Literasi Nasional di berbagai daerah di Indonesia dengan melibatkan stakeholder terkait seperti Dinas Pendidikan, Penggiat Literasi maupun masyarakat menjadi trend tersendiri untuk saat ini. Melihat aktifnya kegiatan literasi di Indonesia, para alumni PPG SM-3T yang tergabung dalam Komunitas Literasi Anak Indonesia (Kontras) yang juga merupakan Guru CLC Tahap 9 yang bertugas di Sabah, Malaysia…
-

Sabah Bridge Merawat Mimpi Anak TKI di Negeri Jiran
Salah satu hak mutlak yang dimiliki oleh anak ialah pemenuhan kebutuhannya akan pendidikan. Keinginan dari diri sendiri untuk melanjutkan pendidikan adalah pondasi paling dasar. Lalu bagaimana jika yang dimiliki hanyalah pondasi saja? Di Malaysia, dari 53.687 anak Indonesia yang ikut merantau bersama orangtua mereka, hanya 24.856 yang terlayani pendidikannya. Mereka mengenyam pendidikan di Pusat Belajar…
-

Pendidikan untuk Semua
UUD 1945 Pasal 31 Ayat 1 berbunyi “Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan.” Inilah yang kemudian menjadi dasar penggerak rekan-rekan Masyarakat SM-3T Basecare Jawa Timur dalam memberikan kontribusi nyata dalam pendidikan Indonesia. Ketertinggalan pendidikan tentu saja bukan hanya masalah daerah 3T. Kota besar seperti Surabaya misalnya juga punya segudang masalah dalam hal pendidikan. Salah satu…
-

Pesan dari Sudut Mata
Tiada terasa telah berlalu 12 purnama sejak pakta integritas kuikrarkan untuk turut memberi andil dalam sinergi dedikasi alumni menikmati gelisah pada nasib pendidikan mereka di pelosok negeri. Ketika itu merupakan awal mula keakraban dengan tokoh-tokoh yang sedari dulu menghabiskan masa mudanya untuk saudara tak sedarah yang tergolong fakir dalam hal pendidikan, terutama sosok yang membimbing…
-

Di mana Alamat Rindu?
Nikmatnya secangkir demi secangkir kopi yang kunikmati di sebuah kedai kopi (Coffee85) 4 hari belakangan serasa berbeda, ada aroma lain yang larut dan mengalir bersama setiap teguknya. Aroma khas yang mengantar pada tanda tanya “mengapa aku masih di sini? Mengapa aku tak bersua dengan mereka? Tertawa bercanda bersama, bukan hanya duduk terpaku menikmati tiap teguk…